![]() |
| https://www.google.co.id/search?q=belajar&biw=1366&bih=657&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwjX-rmFl-3KAhUOVo4KHcJXAloQ_AUIBigB#tbm=isch&q=rencana+kerja&imgrc=HYnFNbrtFnx1LM%3A |
"Untuk mencapai kesuksesan anda perlu prinsip "plan your work." Tetapi anda jauh lebih sukses jika anda memegang prinsip "plan your work then work your plan."
~ Fauzan Ahmad, Motivator
"Jika anda tidak memiliki rencana, maka kehidupan anda tidak mungkin berjalan sesuai rencana."
~ Fauzan Ahmad, Motivator
~ Fauzan Ahmad, Motivator
"Jika anda tidak memiliki rencana, maka kehidupan anda tidak mungkin berjalan sesuai rencana."
~ Fauzan Ahmad, Motivator
"Menepati Janji"
Ketika kedua anaknya sudah mulai belajar berjalan dan ketika kedua anaknya masih terlelap tidur, seekor induk rusa suatu hari pagi buta, sudah keluar pergi mencari makanan. Sang induk rusa bermaksud setelah pulang dari mencari makanan akan mengajarkan anak-anaknya mencari makan serta menjaga diri menghindari dari bahaya yang suatu saat kapan saja dapat menghadang.
Setelah mendapat makanan rumput hijau yang segar, sayangnya pada saat perjalanan pulang dia terjebak dalam perangkap yang dibuat oleh seorang pemburu. Induk rusa itu pun sangat sedih dan terus menangis memikirkan kedua anaknya.
Tak lama kemudian sang pemburu akhirnya tiba. Ketika itu induk rusa berlutut memohon kepada pemburu agar membiarkannya pulang ke rumah untuk dapat memberi makan serta mengajari anaknya mencari makan, dan berjanji keesokan harinya akan kembali kesini menyerahkan diri kepada sang pemburu.
Melihat dan mendapati induk rusa ini dapat berbicara, di dalam hatinya sangat terkejut dan gembira, pemburu memutuskan untuk memepersembahkan rusa ajaib ini kepada raja, supaya dia menjadi terkenal dan mendapat hadiah dari sang Raja.
Tetapi setelah berpikir sejenak, dia berubah pikiran, melepaskan induk rusa pulang. Induk rusa pun segera bergegas berlari pulang, selama dalam perjalanan suasana hatinya sangat sedih memikirkan nasib kedua anaknya kelak sepeninggalan dirinya. Dan setelah di rumah dia berkata kepada kedua anaknya, "Anak-anakku, ibu akan menceritakan masalah sebuah kebenaran dan adanya ketidakkekalan di dunia ini, maka kelak kalian akan siap menghadapi masalah apa pun."
"Kalian nantinya tidak akan terlalu bersedih lagi. Kalian harus ingat hidup ini sangatlah singkat, segalanya akan berubah tidak pernah abadi, nilai dari keluarga, kasih sayang semuanya tidak abadi ..." ujar induk rusa itu.
Anak-anaknya sambil menangis bertanya, "Lalu kenapa ibu masih harus menepati janji kepada orang jahat tersebut?" Induk rusa berkata, "Tanpa iman, dunia akan hancur. Jika tidak ada kejujran maka dunia akan runtuh. Dan demi kelangsungan dan hrapan dunia, ibu rela berkorban daripada menipu orang lain. Makanya ibu rela mati demi integritas daripada menipu untuk bisa hidup."
Setelah selesai berkata sambil menahan tangisanya induk rusa berlari keluar, Anak-anaknya mengejar dengan sekuat tenaga namun akhirnya sang induk tak terlihat lagi dipandangan mata mereka.
Melihat induk rusa menepati janjinya dengan datang kembali, sang Pemburu menjadi sangat terharu, lalu dengan tangan merangkap di depan dada dan berlutut dia berkata kepada induk rusa, "Engkau pasti bukan seekor rusa biasa, engkau pasti jelmaan dari Buddha."
"Welas asihmu membuat orang sangat terharu, kejujuran dan imanmu membuat saya sangat malu. Silahkan engkau kembali, saya tidak akan menyakiti anda lagi, bahkan mulai saat ini saya tidak akan menyakiti seekor binatang pun." kata si pemburu itu.
Ketika kedua anaknya sudah mulai belajar berjalan dan ketika kedua anaknya masih terlelap tidur, seekor induk rusa suatu hari pagi buta, sudah keluar pergi mencari makanan. Sang induk rusa bermaksud setelah pulang dari mencari makanan akan mengajarkan anak-anaknya mencari makan serta menjaga diri menghindari dari bahaya yang suatu saat kapan saja dapat menghadang.
Setelah mendapat makanan rumput hijau yang segar, sayangnya pada saat perjalanan pulang dia terjebak dalam perangkap yang dibuat oleh seorang pemburu. Induk rusa itu pun sangat sedih dan terus menangis memikirkan kedua anaknya.
Tak lama kemudian sang pemburu akhirnya tiba. Ketika itu induk rusa berlutut memohon kepada pemburu agar membiarkannya pulang ke rumah untuk dapat memberi makan serta mengajari anaknya mencari makan, dan berjanji keesokan harinya akan kembali kesini menyerahkan diri kepada sang pemburu.
Melihat dan mendapati induk rusa ini dapat berbicara, di dalam hatinya sangat terkejut dan gembira, pemburu memutuskan untuk memepersembahkan rusa ajaib ini kepada raja, supaya dia menjadi terkenal dan mendapat hadiah dari sang Raja.
Tetapi setelah berpikir sejenak, dia berubah pikiran, melepaskan induk rusa pulang. Induk rusa pun segera bergegas berlari pulang, selama dalam perjalanan suasana hatinya sangat sedih memikirkan nasib kedua anaknya kelak sepeninggalan dirinya. Dan setelah di rumah dia berkata kepada kedua anaknya, "Anak-anakku, ibu akan menceritakan masalah sebuah kebenaran dan adanya ketidakkekalan di dunia ini, maka kelak kalian akan siap menghadapi masalah apa pun."
"Kalian nantinya tidak akan terlalu bersedih lagi. Kalian harus ingat hidup ini sangatlah singkat, segalanya akan berubah tidak pernah abadi, nilai dari keluarga, kasih sayang semuanya tidak abadi ..." ujar induk rusa itu.
Anak-anaknya sambil menangis bertanya, "Lalu kenapa ibu masih harus menepati janji kepada orang jahat tersebut?" Induk rusa berkata, "Tanpa iman, dunia akan hancur. Jika tidak ada kejujran maka dunia akan runtuh. Dan demi kelangsungan dan hrapan dunia, ibu rela berkorban daripada menipu orang lain. Makanya ibu rela mati demi integritas daripada menipu untuk bisa hidup."
Setelah selesai berkata sambil menahan tangisanya induk rusa berlari keluar, Anak-anaknya mengejar dengan sekuat tenaga namun akhirnya sang induk tak terlihat lagi dipandangan mata mereka.
Melihat induk rusa menepati janjinya dengan datang kembali, sang Pemburu menjadi sangat terharu, lalu dengan tangan merangkap di depan dada dan berlutut dia berkata kepada induk rusa, "Engkau pasti bukan seekor rusa biasa, engkau pasti jelmaan dari Buddha."
"Welas asihmu membuat orang sangat terharu, kejujuran dan imanmu membuat saya sangat malu. Silahkan engkau kembali, saya tidak akan menyakiti anda lagi, bahkan mulai saat ini saya tidak akan menyakiti seekor binatang pun." kata si pemburu itu.
"Anda yang tidak pernah punya peta rencana bersiaplah nama anda tidak akan pernah terdengar dan tidak akan pernah ada di peta masa depan dunia dan manusia di zaman berikutnya."
"Keadaan anda hari ini merupakan hasil muatan pikiran dan rencana anda di masa lalu, dan keadan anda esok hari adalah hasil muatan pikiran dan rencana anda hari ini."
"Rencanakan semua yang mau anda lakukan, kemudian kerjakan apa yang sudah anda rencanakan"
"Keadaan anda hari ini merupakan hasil muatan pikiran dan rencana anda di masa lalu, dan keadan anda esok hari adalah hasil muatan pikiran dan rencana anda hari ini."
"Rencanakan semua yang mau anda lakukan, kemudian kerjakan apa yang sudah anda rencanakan"


0 Komentar
Berkomentarlah dengan bijak