Gelagat Alam
Apa jadinya ketika dunia penuh dengan warna...
Membabar mengungkapkan kabut yang hitam
Dikondisikan untuk takjup pada suara gemuruh berahutan
Seakan langit seperti mau runtuh
Apakah ini akhir dari sebuah perjalanan dekade serakah
Sehingga Kebijaksanaan kehidupan seakan terhapus dari bumi...
Dalam sebush sembrono mengamuk
Kita hidup seperti orang-orang tolol
Yang mengabdi pada kehampaan ...
Suatu waktu akan datang
Ketika semua akan melihat pada kebenaran hakiki
Waktu akan memberitahukan
Ketika semua itu membawa kematian kepada bumi
Dengan Kengerian nafas aku menyandarkan
Kesadaran pada matahari
Dengan gelagat alam aku menyandarkan kesombongan
Pada amukan lahar yang memuncak secara jelas
Dengan keraguan dan gelisah aku menyandarkan
Kesempurnaan pada ilahi ...
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sang Virus Biru
Engkau merasuk dalam hatiku...
Tepat dalam palung hatiku...
Memberi warna dalam hidupku...
Memberi cinta yang baru untuku...
Selalu kuberikan cintaku
Hanya untukmu, hanya untukmu...
Kan ku jaga cintamu
Dalam palung hatiku...
Aku mencintaimu..
Walau kau tak mencintaiku...
Ku relakan semuanya hanya untukmu...
Ku korbankan semuanya hanya padamu...
Kini kau pergi jauh...
Meninggalkan luka kecil untukku..
Tak dapat lagi hatiku...
Menerima cinta baru....
0 Komentar
Berkomentarlah dengan bijak