![]() |
| https://www.google.co.id/search?q=perubahan&biw=1366&bih=657&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwikl-KB1eXKAhVPBo4KHaBWAsUQ_AUIBigB#tbm=isch&q=potensi+diri&imgrc=FH0siZrXUzHwEM%3A |
~ Orison Swett Madern
"Setiap anda diciptakan Tuhan dalam sebaik-baik bentuk. Jangan silau dengan bakat dan prestasi orang lain, karena sesungguhnya setiap diri anda bisa menjadi lebih berbakat dan lebih prestatif dibandingkan siapa pun di muka bumi ini."
~ Fauzan Ahmad, Motivator
"Kembangkan Potensi Diri"
Setelah menerima penghargaan Nobel untuk hasil karyanya, ahli fisika Richard Feynman lalu berkunjung ke sekolahnya, tempat ia menyelesaikan SMA-nya puluhan tahun lalu. Untuk mengenang masa sekolahnya dulu, Feynman lalu mencari arsip tentang data pribadinya ketika bersekolah disana. Ia sendiri sudah agak lupa bagaimana prestasinya kala SMA dulu. Ia terkejut karena nilai-nilainya ternyata biasa-biasa saja. Dan yang membuatnya lebih terkejut lagi karena IQ-nya ternyata hanya 124 yaitu rata-rata orang.
Dr. Feynman mengatakan bahwa memenangkan hadiah Nobel adalah hal yang sangat membanggakan bagi dirinya, namun memenangkan Nobel dengan IQ hanya 124 jelas lebih membanggakan lagi. Dan kebanyakan dari kita tentu menyangka bahwa para pemenang hadiah Nobel tentulah orang-orang yang ber-IQ tinggi.Jika saja Feynman menganggap bahwa IQ-nya adalah penentu keberhasilanya, apakah ia memiliki keberanian mental untuk melakukan riset dan eksperimen yang pada akhirnya memberikan penghargaan paling prestisius di dunia?
Sejak kecil anda telah diarahkan bahwa orang-orang yang kecerdasanya biasa-biasa saja tidak akan mungkin menghasilkan sesuatu yang hebat. Kebanyakan dari anda tidak akan mengembangkan potensi yang anda miliki secara maksimal hanya karena menganggap diri anda biasa-biasa saja.
"Tuhan telah memberikan anda bakat, namun usahalah yang mengubah bakat itu menjadi sebuah kegeniusan, kehidupan, kesuksesan, kebahagiaan dan kemuliaan"
"Saya membutuhkan orang-orang yang tidak membatasi kapasitasnya."
~ Henry Ford
"Anda terlahir original, maka jangan pernah ragu untuk terus, terus, dan terus selamanya menemukan dan melatih kemampuan bakat dan potensi diri anda untuk menjadikan diri anda menjadi yang terbaik di antara yang terbaik."
~ Fauzan Ahmad, Motivator


0 Komentar
Berkomentarlah dengan bijak